Penelitian ini mengkaji pengaruh kewajiban cukai terhadap efektivitas perputaran kas operasional pada PT Gudang Garam Tbk, sebuah perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Studi dilakukan pada periode 2018 hingga 2024, ketika terjadi dinamika signifikan dalam nilai utang cukai dan kapasitas arus kas operasional perusahaan. Utang cukai sebagai bentuk kewajiban jangka pendek berpotensi menghambat kelancaran likuiditas perusahaan jika tidak dikelola secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier sederhana, berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa utang cukai berkorelasi negatif terhadap rasio perputaran kas operasional. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan beban cukai dapat mengurangi efisiensi arus kas perusahaan dalam menjalankan aktivitas operasionalnya. Oleh karena itu, pengelolaan kewajiban cukai yang bijak menjadi hal krusial dalam menjaga stabilitas likuiditas jangka pendek perusahaan di sektor industri hasil tembakau.
Copyrights © 2025