Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor pendorong Generasi Z melakukan pinjaman online secara berulang serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan. Fenomena gali lubang tutup lubang dipicu oleh tekanan sosial digital, rendahnya literasi keuangan, dan dorongan konsumtif, yang berujung pada siklus utang kronis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam terhadap lima informan Generasi Z. Hasil menunjukkan bahwa pinjaman online digunakan lebih untuk membangun citra sosial daripada memenuhi kebutuhan nyata, dan dianggap sebagai strategi keuangan modern. Praktik ini mencerminkan konstruksi simbolik dalam budaya hiperrealitas masyarakat digital.
Copyrights © 2025