Pacu Jalur di Taluk Kuantan merupakan tradisi budaya yang awalnya digelar sebagai perayaan hari besar Islam dan kini berkembang menjadi perlombaan tahunan dalam agenda wisata budaya nasional. Proses pembuatan jalur (mambuek jaluar) mencerminkan perpaduan antara aktivitas fisik dan spiritual yang sarat akan nilai simbolik dan kebersamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan nilai-nilai dalam tahapan ritual mambuek jaluar, seperti Mancari Kayu, Maelo Jaluar, Mambontuak Jaluar, Melayur Jaluar, dan Turun Mandi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dilaksanakan di Desa Koto Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual ini mengandung makna spiritual dan simbolik serta memuat nilai-nilai sosial, agama, magis, dan budaya yang memperkuat identitas bersama dan menjaga keberlanjutan tradisi.
Copyrights © 2025