Minyak Sawit merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia. Namun, guncangan volume ekspor minyak sawit berkaitan dengan faktor eksternal seperti harga minyak sawit mentah dunia dan inflasi. Penelitian ini menggunakan data time series dengan frekuensi tahunan dari 1990-2022. Estimasi dilakukan dengan menggunakan metode VECM untuk melihat dampak dari guncangan variabel minyak sawit global, inflasi dan volume ekspor minyak sawit Indonesia terhadap pertumbuhan produk domestik bruto. Hasil hubungan jangka panjang menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara ekspor minyak sawit dan inflasi terhadap pertumbuhan PDB, sedangkan dalam jangka panjang terdapat hubungan negatif dan signifikan harga minyak sawit mentah global terhadap pertumbuhan PDB. Hasil ini dapat terjadi karena peningkatan harga minyak sawit mentah dunia dapat menurunkan tingkat kompetitif ekspor komoditas minyak sawit lokal. Sedangkan, hubungan dinamis jangka pendek tidak dapat diestimasi karena hasil lag optimum merupakan (1) pada estimasi VAR sehingga mengimplikasikan lag (0) pada metode VECM. Hasil impulse response function menunjukkan dampak positif guncangan sebesar satu deviasi pada variabel prediktor terhadap pertumbuhan PDB, sedangkan terdapat efek negatif guncangan pada variabel ekspor minyak sawit terhadap pertumbuhan PDB. Forecast error variance decomposition. menunjukkan dampak selaras atau cenderung positif meningkat antara guncangan variasi variabel prediktor dalam pembentukan variabel pertumbuhan PDB.
Copyrights © 2025