Penelitian ini mengevaluasi akurasi sistem pencatatan hutang kepada supplier pada PT Alkonusa Teknik Interkon sebagai bagian dari Alkonusa Group. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan staff accounting, dan analisis dokumen pencatatan hutang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alkonusa Group terdiri dari dua entitas yaitu PT Alkonusa Teknik Interkon dan PT Alkonusa Teknik Inti dengan tiga kantor operasional yang dipusatkan di Surabaya. Sistem pencatatan hutang menggunakan dual platform yaitu software perusahaan dan Microsoft Excel dengan klasifikasi empat kategori hutang. Permasalahan utama ditemukan pada penggunaan Proforma Invoice (PI) yang tidak mencerminkan kondisi hutang aktual, dimana PI hanya berfungsi sebagai informasi pajak sehingga diperlukan pemilahan dengan Purchase Order (PO) untuk memperoleh data hutang yang akurat. Penelitian ini merekomendasikan standardisasi prosedur pencatatan dan pemisahan data operasional dengan data pajak untuk meningkatkan akurasi sistem pencatatan hutang.
Copyrights © 2025