Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan internalisasi nilai budaya dan pendidikan karakter di dua sekolah dasar dengan latar belakang lingkungan yang berbeda, yakni SDN Ngijon 1 di pedesaan dan SDN Panggung Kidul di perkotaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi komparatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual. Analisis mendalam terhadap hasil penelitian mengungkapkan bahwa kedua sekolah berhasil menanamkan nilai-nilai budaya dan karakter secara efektif, meskipun dengan penekanan dan karakteristik yang berbeda sesuai konteks geografis dan sosial masing-masing. SDN Ngijon 1 unggul dalam pelestarian tradisi lokal dan praktik gotong royong yang organik melalui interaksi komunitas pedesaan, sementara SDN Panggung Kidul Semarang menonjol dalam mengintegrasikan nilai inklusif, kolaborasi, serta disiplin yang sesuai dengan dinamika perkotaan. Selain itu, pendidikan kebencanaan menjadi elemen penting dalam memperkuat kesadaran sosial dan ketahanan karakter siswa pada kedua konteks tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya kontekstualisasi pendidikan karakter dan budaya dalam sistem pendidikan dasar guna membekali generasi muda menghadapi tantangan sosial dan budaya di era globalisasi.
Copyrights © 2025