Di wilayah Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota sering terjadi genangan banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, pasang surut air laut, kondisi topografi wilayah yang rendah dan kondisi saluran drainase yang tidak terpelihara dengan baik. Oleh Karena itu, perlu dilakukan kajian mengenai karakteristik genangan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran genangan, karakteristik genangan, dan sistem drainase di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pengamatan langsung di lapangan dan menganalisis data yang telah diperoleh untuk menghasilkan peta sebaran genangan serta mengidentifikasi karakteristik dari genangan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan analisis tinggi genangan yang terjadi akibat hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Pontianak Barat, genangan banjir umumnya terjadi di bantaran Sungai Kapuas saat pasang tinggi. Sedangkan di Kecamatan Pontianak Kota, genangan terjadi di wilayah bertopografi rendah (1"“3 meter) yang disebabkan oleh curah hujan yang melebihi kapasitas drainase. Berdasarkan analisis tinggi genangan akibat hujan, saluran drainase Sungai Jawi masih mampu menampung air hujan. Sedangkan di Sungai Bangkong terjadi genangan setinggi 0,418 m, dengan selisih 1,8 cm dari hasil pengamatan. Sehingga dapat dinyatakan bahwa hasil perhitungan dan pengamatan langsung di lapangan memiliki hasil yang sesuai. Kata Kunci: banjir, genangan, karakteristik genangan.
Copyrights © 2025