Fenomena pergaulan bebas di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan akibat lemahnya internalisasi nilai-nilai agama Islam yang semestinya menjadi fondasi dalam pembentukan moral. Remaja yang tidak dibekali pendidikan agama secara memadai cenderung kehilangan arah dalam menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan sosial dan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kurangnya pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap perilaku pergaulan bebas di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali realitas sosial secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya pendidikan agama, lemahnya peran keluarga, dan tidak optimalnya keteladanan tokoh agama menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan lembaga keagamaan dalam memperkuat pendidikan agama Islam sebagai strategi pencegahan terhadap pergaulan bebas
Copyrights © 2025