Keterampilan berpikir kritis siswa kerap menjadi tantangan dalam pembelajaran, terutama di tingkat dasar yang membutuhkan pendekatan inovatif. Rendahnya kemampuan siswa dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi menjadi salah satu indikator perlunya perbaikan metode pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD X di Kota Malang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan soal esai untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Rerata skor keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari 79% pada siklus 1 menjadi 84% pada siklus 2, dengan skor gain sebesar 0.45 yang termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media handout ARCHMATH dengan pendekatan STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, terutama dalam aspek menggunakan data pengamatan arsitektur rumah adat untuk mengembangkan pemahaman kritis tentang hubungan bentuk dan fungsi bangunan, serta kemampuan analisis, aplikasi, dan evaluasi.
Copyrights © 2025