Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek ekologis tiga spesies burung hantu (Strigiformes), yakni Tyto alba, Otus lempiji, dan Ketupa ketupu di kawasan Mata Ie, Kabupaten Aceh Besar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi GPS dan pencatatan koordinat spasial. Hasil menunjukkan Tyto alba dominan pada habitat semi-terbuka yang dekat dengan pemukiman, sementara Otus lempiji dan Ketupa ketupu lebih memilih hutan sekunder dan kawasan riparian alami. Ketiga spesies menunjukkan preferensi ekologis berbeda yang dipengaruhi oleh struktur vegetasi, ketersediaan air, serta intensitas gangguan manusia. Studi ini menyoroti peran penting burung hantu dalam pengendalian hayati dan sebagai indikator kualitas habitat. Hasilnya diharapkan mendukung upaya konservasi berbasis masyarakat dan pendidikan lingkungan lokal yang partisipatif serta berkelanjutan.
Copyrights © 2025