Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi pemuda Suku Amungme dan Komoro di Timika yang bergerak di sektor industri kreatif, seperti fotografi, tata rias, barbershop, dan kerajinan batu tela. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha muda di wilayah ini mencakup rendahnya pemahaman dalam pengelolaan keuangan usaha, yang berdampak pada kurangnya efisiensi, ketidakteraturan pencatatan, serta minimnya perencanaan keuangan jangka panjang. Program ini dilaksanakan selama periode Mei hingga September 2025 menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis modul GET AHEAD dari International Labour Organization (ILO). Kegiatan meliputi pelatihan pencatatan kas sederhana, simulasi penggunaan aplikasi keuangan, serta pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil program menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun laporan keuangan dan mengelola arus kas, di mana lebih dari 70% peserta mencatat peningkatan omzet usaha hingga 30% pasca pelatihan. Selain itu, partisipasi dalam Festival Kewirausahaan Lokal memperluas jejaring bisnis dan membuka akses terhadap mitra distribusi serta peluang pendanaan mikro. Program ini membuktikan bahwa integrasi literasi keuangan dalam pelatihan wirausaha komunitas adat merupakan strategi efektif dalam membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025