Latar Belakang : Keterampilan berpikir kritis peserta didik di kelas IV masih rendah, sebagaimana dibuktikan dengan hasil pra-siklus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dengan media WordWall. Metode : Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan sampel penelitian sebanyak 27 peserta didik. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis di setiap siklus. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui rata-rata dan frekuensi nilai, serta statistik inferensial melalui uji One Sample T-Test untuk menguji hipotesis. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji normalitas pada setiap siklus berdistribusi normal. Hasil pra-siklus menunjukkan rata-rata nilai berada pada 55,15 dengan 85,2% peserta didik belum mencapai KKM. Hasil uji hipotesis menunjukkan H0 ditolak, membuktikan bahwa rata-rata nilai peserta didik dibawah KKM. Hasil siklus 1 menunjukkan rata-rata nilai meningkat menjadi 71,19 dengan persentase ketuntasan 66,7%. Namun, hasil uji hipotesis menunjukkan H0 diterima, membuktikan bahwa peningkatan belum signifikan secara statistik. Hasil siklus 2 menunjukkan rata-rata nilai melonjak menjadi 84,41 dengan persentase ketuntasan 92,6%. Hasil uji hipotesis menunjukkan H0 ditolak, membuktikan bahwa rata-rata nilai peserta didik secara signifikan melampaui KKM. Kesimpulan : Project Based Learning (PJBL) berbantu media WordWall berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2024