Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengukuran kinerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang melalui penerapan Balanced Scorecard (BSC) pada periode 2021–2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif, yang diperoleh dari laporan Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), wawancara dengan pejabat struktural, serta observasi non-partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor IKPA meningkat dari 88,65 (kategori baik) pada tahun 2021 menjadi 93,11 (kategori sangat baik) pada tahun 2023. Selain capaian keuangan, analisis berdasarkan perspektif pelanggan memperlihatkan peningkatan kepuasan masyarakat pasca-digitalisasi layanan. Perspektif proses internal menunjukkan efisiensi kerja melalui penggunaan sistem informasi, sementara perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mencerminkan penguatan kapasitas sumber daya manusia meskipun masih terkendala infrastruktur teknologi. Integrasi IKPA dengan BSC terbukti memberikan pengukuran yang lebih komprehensif dan dapat dijadikan model evaluasi kinerja instansi pemerintah. Secara akademis, penelitian ini memperluas literatur BSC di sektor publik Indonesia, sedangkan secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengambil kebijakan untuk mengembangkan sistem evaluasi yang tidak hanya berbasis anggaran, tetapi juga berorientasi pada pelayanan publik dan penguatan kompetensi pegawai.
Copyrights © 2023