Jurnal Riset Teknik Pertambangan
Volume 5, No. 1, Juli 2025, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)

Kajian Ekonomi Pengupasan Overburden Berdasarkan Evaluasi Cost Control Penambangan Batubara

Widya Mastari (Unknown)
Zaenal (Unknown)
Noor Fauzi Isniarno (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2025

Abstract

Abstract. PT Long Daliq Primacoal is a coal mining contractor operating at PT Banjarsari Asli's IUP, located in East Merapi District, Lahat Regency, South Sumatra Province. This research was conducted because the mining operational costs did not meet the company’s established cost standards. Therefore, evaluating and controlling mining costs is necessary to meet these standards. The research used a comparative method by comparing planned data with actual data from the field. Both primary and secondary data were collected. Then, data processing and analysis were carried out to determine whether the operational costs aligned with the set standards. The results showed that in May, the planned production target of 275,000.00 BCM did not match the actual production of 217,134.00 BCM, resulting in a shortfall of 50,243.00 BCM. The planned mining operational cost was IDR 7,876,914,668.00, while the actual cost was IDR 7,387,765,786.00. The projected profit was IDR 2,629,071,161.78, but the actual profit was IDR 885,319,814.00, a difference of IDR 1,743,751,347.78. After implementing improvements, the production target increased to 284,408.43 BCM, operational costs were IDR 8,026,378,386.18, and profits reached IDR 2,809,582,719.03. Abstrak. PT Long Daliq Primacoal merupakan kontraktor tambang batubara di IUP PT Banjarsari Pribumi yang berada di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan karena tidak tercapainya biaya operasional penambangan dengan standar biaya yang telah ditetapkan perusahaan.  Maka dari itu dibutuhkan evaluasi serta control cost pada kegiatan penambangan untuk mencapai standar biaya yang telah ditetapkan perusahaan. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode komparatif berdasarkan perbandingan data yang telah direncanakan sebelumnya dengan data aktual yang terjadi di lapangan. Data yang diambil yaitu data primer dan data sekunder. Lalu, dilakukan pengolahan data dan analisis berdasarkan rencana-aktual di lapangan, dan diketahui tercapai atau tidak biaya operasional penambangan dengan standar biaya yang ditetapkan perusahaan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu pada bulan Mei didapatkan target produksi yang telah direncanakan tidak sesuai dengan aktual lapangan, yaitu target produksi rencana sebesar 275.000,00 BCM dan aktual sebesar 217.134,00 BCM, dengan selisih 50.243,00 BCM. Dan juga, biaya operasional penambangan rencana sebesar Rp 7.876.914,668,00 dan aktual sebesar Rp 7.387.765.786,00. Total profit rencana sebesar Rp 2.629.071.161,78 dan aktual sebesar Rp 885.319.814,00 dengan selisih Rp 1.743.751.347,78. Setelah dilakukan perbaikan, didapatkan target produksi sebesar 284.408,43 BCM, biaya operasional penambangan sebesar Rp 8.026.378.386,18 dan profit sebesar Rp 2.809.582.719,03.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JRTP

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Riset Teknik Pertambangan Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset dan kajian teoritik terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian Pertambangan. JRTP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan ...