Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana integrasi kearifan lokal toba berupa tandok batak terhadap pembelajaran bangun ruang di SD. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini membandingkan motivasi belajar siswa yang belajar di ruang kelas dengan desain yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Toba dengan siswa yang belajar di ruang kelas dengan desain konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar di ruang kelas dengan desain yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Toba memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar di ruang kelas dengan desain konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai kearifan lokal dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar
Copyrights © 2025