Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan mancanegara terhadap kemampuan komunikasi staf hotel dalam menggunakan bahasa Inggris di kawasan wisata Parapat, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global di sektor pariwisata, terutama dalam pelayanan hotel. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap interaksi antara wisatawan dan staf hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum wisatawan menilai kemampuan bahasa Inggris staf hotel sudah cukup baik untuk komunikasi dasar seperti check-in dan pemesanan makanan. Namun, terdapat kendala dalam memahami aksen wisatawan serta menyampaikan informasi kompleks, seperti penanganan keluhan atau penjelasan detail fasilitas. Meski demikian, keramahan dan sikap kooperatif staf hotel tetap memberikan kesan positif bagi wisatawan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan berkelanjutan dalam bahasa Inggris yang disesuaikan dengan situasi nyata di lingkungan kerja guna meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan tamu asing.
Copyrights © 2025