Latar Belakang: Volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menimbulkan risiko signifikan bagi perusahaan dengan eksposur valuta asing, termasuk PT Pertamina International Shipping (PIS) yang beroperasi di sektor pelayaran internasional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas strategi hedging valuta asing yang diterapkan PT PIS dalam mitigasi risiko fluktuasi nilai tukar periode 2021-2024. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis laporan keuangan, wawancara terstruktur dengan manajemen, dan observasi prosedur hedging. Efektivitas hedging diukur menggunakan hedge ratio, variance reduction ratio, dan analisis selisih kurs. Hasil: PT PIS menerapkan strategi hedging menggunakan instrumen forward, swap, dan option dengan financial hedging ratio 133,8% (2024), melebihi target KPI 35%. Meskipun demikian, perusahaan masih mengalami volatilitas selisih kurs yang signifikan, dengan kerugian maksimal USD 70,69 juta (2022). Analisis variance reduction menunjukkan hedging mampu mengurangi volatilitas exposure sebesar 42,3%. Kesimpulan: Strategi hedging PT PIS efektif dalam mengurangi volatilitas namun belum optimal dalam meminimalkan kerugian absolut. Penelitian merekomendasikan pengembangan pedoman hedging internal, diversifikasi instrumen, dan implementasi dynamic hedging strategy.
Copyrights © 2025