Latar belakang: Pendapatan Indonesia didominasi pajak yang dipungut dari orang pribadi dan badan usaha sesuai aturan yang berlaku. Meskipun pemerintah terus memaksimalkan penerimaan pajak, wajib pajak enggan membayarnya karena kurangnya manfaat langsung, sehingga banyak yang menggunakan celah aturan untuk melancarkan praktik tax avoidance. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, komite audit, capital intensity, dan financial distress terhadap tax avoidance serta peran moderasi dari ukuran perusahaan pada perusahaan yang terdaftar dalam sektor basic materials di Bursa Efek Indonesia dalam rentang tahun 2020-2023. Metode penelitian: Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 107 perusahaan. Purposive sampling digunakan dalam memilih sampel, sehingga banyak sampel adalah 41 perusahaan. Pengujian pengaruh variabel independen dilakukan dengan memanfaatkan analisis regresi linear berganda, sedangkan peran moderasi menggunakan uji selisih nilai mutlak. Hasil penelitian: Penelitian memberikan hasil yang mengindikasikan profitabilitas, leverage, komite audit, capital intensity, dan financial distress berpengaruh secara simultan terhadap tax avoidance. Sementara itu, profitabilitas memiliki pengaruh parsial bersifat positif terhadap tax avoidance. Akan tetapi, leverage, komite audit, capital intensity, dan financial distress tidak memiliki pengaruh parsial terhadap tax avoidance. Hasil penelitian juga mengindikasikan kemampuan moderasi ukuran perusahaan dalam memperkuat hubungan antara profitabilitas dan tax avoidance. Di sisi lain, ukuran perusahaan tidak memilik kemampuan dalam memoderasi hubungan antara leverage, komite audit, capital intensity, dan financial distress dengan tax avoidance. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hanya profitabilitas yang berpengaruh (positif) secara parsial terhadap tax avoidance. Sementara itu, ukuran perusahaan hanya dapat memoderasi (memperkuat) hubungan profitabilitas dengan tax avoidance.
Copyrights © 2025