Penelitian ini membahas efektivitas kebijakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA) dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan penguatan pendidikan karakter dan respons terhadap tantangan pendidikan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam implementasi P5 dan PPRA melalui pendekatan teori analisis kebijakan William N. Dunn yang mencakup identifikasi masalah, peramalan, rekomendasi, monitoring, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 dan PPRA di madrasah masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu, sarana, pemahaman guru, dan supervisi yang belum menyeluruh. Rekomendasi perbaikan yang diajukan meliputi pelatihan guru, penyesuaian jadwal, penyediaan sarana pendukung, serta supervisi dan evaluasi yang berbasis proses. Monitoring dan evaluasi diarahkan untuk memastikan internalisasi nilai karakter dan moderasi beragama dalam budaya sekolah.
Copyrights © 2025