Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dua aspek penting dalam pengembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia, yaitu pertumbuhan jaringan kantor lembaga keuangan syariah (LKS) selama periode 2005–2009 dan struktur distribusi plafon pinjaman pada Pegadaian Syariah. Data dianalisis menggunakan Python, dengan visualisasi tren pertumbuhan jaringan kantor BUS, UUS, BPRS, dan Office Channeling serta analisis kategori rentang pinjaman berdasarkan golongan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah jaringan kantor, terutama pada Office Channeling. Sementara itu, struktur plafon pinjaman menunjukkan sistematika yang konsisten, di mana golongan pinjaman lebih tinggi memiliki rentang plafon dan biaya administrasi yang lebih besar. Hasil penelitian ini memberikan gambaran strategis bagi penguatan kelembagaan dan pengambilan keputusan dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Copyrights © 2025