Studi hadis sebagai salah satu sumber utama ajaran Islam tidak lepas dari tantangan dalam memastikan keotentikannya. Kritik matan, sebagai salah satu tahapan penting dalam ilmu hadis, berperan krusial dalam menelaah isi dan substansi suatu hadis, melengkapi kritik sanad yang berfokus pada rantai perawi. Jurnal ini akan membahas secara mendalam kritik matan dan proses autentikasi hadis dari perspektif epistemologi. Dengan menggunakan kerangka epistemologi, kita akan menganalisis bagaimana metode kritik matan, baik yang klasik maupun kontemporer, berupaya mencapai pengetahuan yang sahih tentang hadis. Diskusi akan mencakup perbandingan antara pendekatan tradisional dan modern, serta relevansinya dalam konteks studi hadis di Indonesia.
Copyrights © 2025