Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat nelayan di Kampung Keputih Timur, Gang Pompa Air, Sukolilo, Surabaya melalui pendekatan integratif berbasis pelatihan Bahasa Inggris, edukasi maritim, dan teknologi transportasi laut. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan literasi maritim, rendahnya kemampuan komunikasi internasional, dan penggunaan teknologi yang masih konvensional. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei dan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 30 kepala keluarga nelayan. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa setelah pelatihan Bahasa Inggris praktis selama 4 minggu, sebanyak 70% peserta (21 orang) mengalami peningkatan skor uji komunikasi dasar dari rata-rata 45 menjadi 78. Dalam aspek edukasi maritim, 80% responden (24 orang) menyatakan memahami dasar-dasar keselamatan pelayaran dan membaca peta laut sederhana. Sementara itu, penerapan teknologi transportasi laut berbasis mesin tempel hemat energi berhasil diterima oleh 60% nelayan (18 orang), dengan rata-rata efisiensi bahan bakar meningkat sebesar 23% dibandingkan penggunaan sebelumnya. Diskusi menekankan pentingnya pendekatan multidimensi dalam inovasi pesisir, terutama yang menggabungkan keterampilan bahasa, pengetahuan maritim, dan adopsi teknologi. Program ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan diri nelayan dalam menghadapi wisatawan asing dan peluang pasar yang lebih luas.
Copyrights © 2025