Komite sekolah memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, namun implementasi perannya di lapangan masih sering menghadapi tantangan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan waktu dan kurangnya komunikasi antara sekolah, komite, dan wali murid. Hal ini menghambat efektivitas komite dalam pengambilan keputusan. Kondisi ini juga menyebabkan rendahnya partisipasi dalam evaluasi dan perencanaan kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan komite sekolah dalam pengambilan keputusan terkait mutu pendidikan di SMP Negeri 26. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite sekolah terlibat dalam tahap perencanaan, namun peran tersebut belum maksimal pada tahap pelaksanaan dan evaluasi. Faktor internal seperti kesibukan anggota dan minimnya koordinasi menjadi penghambat utama. Selain itu, kurangnya kejelasan tugas komite juga berdampak pada efektivitasnya dalam mendukung mutu pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sinergi antara pihak sekolah dan komite melalui komunikasi yang lebih intensif dan sistem koordinasi yang terstruktur
Copyrights © 2025