Disinformasi di media sosial telah menjadi fenomena global dan berdampak luas, termasuk dalam konteks bisnis dan reputasi perusahaan. Di era digital saat ini, krisis komunikasi tidak lagi hanya bersumber dari kejadian internal perusahaan, tetapi juga dari serangan informasi palsu, manipulasi citra publik, dan kampanye negatif yang disebarkan secara masif dan viral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen krisis komunikasi perusahaan di era disinformasi media sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan sistematis terhadap literatur. Fokus utama dari tinjauan pustaka ini adalah mengidentifikasi strategi-strategi yang digunakan oleh perusahaan dalam mengelola krisis akibat disinformasi serta mengevaluasi efektivitas strategi tersebut berdasarkan temuan-temuan yang terdokumentasi dalam literatur ilmiah. Disinformasi di era media sosial telah mengubah lanskap manajemen krisis komunikasi secara signifikan. Informasi palsu yang menyebar cepat dan luas melalui berbagai platform digital tidak hanya menciptakan kebingungan publik, tetapi juga dapat menghancurkan reputasi perusahaan dalam waktu yang sangat singkat.
Copyrights © 2025