Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi kebijakan desentralisasi terhadap pertumbuhan pendapatan dan produktivitas kerja di PT Surveyor Indonesia Cabang Makassar (SIMAK). Sebagai pilot project desentralisasi sejak 2022, SIMAK mengalami perubahan signifikan dalam struktur organisasi dan tata kelola operasional, terutama melalui pembentukan kantor perwakilan di berbagai wilayah timur Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis deskriptif, studi ini mengevaluasi pengaruh desentralisasi melalui kerangka Cost-Benefit Analysis (CBA) dan Analisis Sensitivitas (AS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi tidak hanya mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, produktivitas karyawan, serta daya saing organisasi secara keseluruhan. Nilai Net Present Value (NPV) yang positif dan ketahanan terhadap fluktuasi ±5% pada variabel kunci menunjukkan bahwa strategi desentralisasi SIMAK layak dilanjutkan dan direplikasi pada unit lain di bawah holding BUMN. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model tata kelola desentralistik di sektor publik.
Copyrights © 2025