Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu ancaman kesehatan global, termasuk Indonesia yang menjadi salah satu negara dengan kasus DBD yang tinggi. Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja, terkait pencegahan DBD menjadi salah satu faktor tingginya kasus penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengembangan gim edukasi "Dengue Defender" berbasis 2D platformer yang menyisipkan materi komik "Lawan Nyamuk, Lindungi Diri". Pengembangan "Dengue Defender" menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC). Pengujian gim dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah memainkan “Dengue Defender” serta usability testing yang dianalisis dengan skala Likert kepada anak-anak. Hasilnya menunjukkan peningkatan nilai dari pre-test ke post-test pada sebagian besar pertanyaan, serta persentase kelayakan usability yang mengindikasikan bahwa gim ini “Layak” digunakan. Dengan demikian, “Dengue Defender” terbukti efektif sebagai media edukasi alternatif untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pencegahan DBD.
Copyrights © 2025