Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025

Pengaruh Determinan Pencegahan Kecurangan Alokasi Dana Desa Di Kecamatan Dompu

Wardiati, Wardiati (Unknown)
Suhaety, Yeye (Unknown)
Sumarni, Sumarni (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2025

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompetensi aparatur desa, moralitas individu, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi terhadap pencegahan kecurangan (fraud) pada pemerintahan desa di Kecamatan Dompu. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis regresi linier berganda melalui SPSS 21, penelitian ini mengambil sampel sebanyak 36 responden dari sembilan desa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keempat variabel independen secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan. Nilai t hitung masing-masing variabel lebih besar dari t tabel, dan F hitung sebesar 4,241 juga lebih besar dari F tabel 3,316. Koefisien determinasi sebesar 30,3% menunjukkan bahwa variabel kompetensi aparatur desa, moralitas individu, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi dalam upaya pencegahan kecurangan. Implikasi dari hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan, penguatan etika dan moral individu, serta penerapan sistem pengendalian internal yang baik. Budaya organisasi yang akuntabel juga menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih. Pemerintah daerah perlu menjadikan temuan ini sebagai dasar untuk menyusun strategi pengawasan dan pengembangan kapasitas SDM desa agar risiko penyimpangan anggaran dapat diminimalkan. Temuan ini juga dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya dalam menggali variabel lain yang memengaruhi pencegahan fraud di sektor publik.   This study aims to examine the influence of village officials' competence, individual morality, internal control systems, and organizational culture on fraud prevention in village governance in Dompu District. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis through SPSS 21, the study involved 36 respondents from nine villages. The results showed that all four independent variables had a significant influence on fraud prevention, both partially and simultaneously. Each variable's t-value exceeded the critical t-table value, and the F-test result (4.241) was greater than the F-table value (3.316). The coefficient of determination (R²) was 30.3%, indicating that the four variables jointly explain 30.3% of the variation in fraud prevention efforts.These findings imply the importance of enhancing the competence of village officials through training, strengthening individual ethics and morality, and implementing effective internal control systems. An accountable organizational culture is also critical in fostering clean and transparent governance. Local governments should consider these results in developing supervision strategies and human resource capacity-building programs at the village level to minimize the risk of fraud. Furthermore, the findings offer valuable insights for future research to explore additional factors influencing fraud prevention in the public sector  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jam

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen is a manuscript publication media that contains the results of Research in Accounting & Management that applies for peer review. Manuscripts published in Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen contain the results of scientific research, original articles, and ...