Persaingan industri semakin ketat dan menuntut perusahaan untuk meningkatkan kualitas produksi. PT. ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit dan produksi jerigen berbahan HDPE, yang mengalami permasalahan tingginya jumlah produk cacat. Selama tahun 2024, dari total produksi 2.553.895 unit jerigen, terdapat 7.820 unit yang mengalami cacat produk, seperti black spot, kulit jeruk, berat tidak sesuai, transparan atau bocor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis cacat, mengidentifikasi faktor penyebab, serta memberikan usulan perbaikan menggunakan metode Six Sigma (DMAIC) dan New Seven Tools. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kecacatan adalah faktor manusia, mesin, material, dan metode. Nilai rata- rata level sigma produksi jerigen sebesar 4,67 dengan rata-rata DPMO sebesar 777,41. Adapun usulan perbaikan difokuskan pada pelatihan operator, perawatan mesin, pengendalian kualitas bahan baku, serta penyempurnaan prosedur kerja. Penerapan metode ini diharapkan tidak hanya mengurangi tingkat kecacatan tetapi juga meningkatkan efisensi operasional dan dapat dijadikan refrensi praktis bagi industrai manufaktur sejenis dalam upaya pengendalian kualitas.
Copyrights © 2025