Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengendalian Kualitas Pada Proses Pembotolan Fanta 193 ml dengan Menggunakan Metode C-Chart Widya Fernanda Putri Widya
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.3341

Abstract

Dalam rangka menerapkan konsep pengendalian kualitas statistik, maka dilakukan penelitian di perusahaan PT. X terutama untuk produk fanta 193 ml. Dalam pencapaian hasil yang maksimal produk fanta 193 ml melewati beberapa tahap proses produksi dengan masing-masing standar spesifikasi. Namun yang menjadi masalah dalam proses pembotolan Fanta 193 ml ini adalah pada saat produksi terdapat banyak kerusakan botol. Dari jumlah total produksi selama bulan Januari sampai dengan Juni 2022 yaitu 31.438 botol. Jumlah kecacatan botol adalah 1767 botol. Jika diperesentasekan didapat sekitar 5,62 %. Hal inilah yang akan mengakibatkan produk tersebut tidak dapat dikirim kebagian pemasaran dan ini akan mengakibatkan kerugian pada perusahaan tersebut. Jenis kerusakan pada proses pembotolan Fanta 193 ml yang terjadi di PT.X yaitu botol tidak penuh, botol kotor, botol tidak ada tutup, dan breakage full. Untuk botol tidak penuh dengan presentase kerusakan adalah 15,11 %. Untuk botol kotor presentase kerusakan adalah 30,95%. Untuk botol tidak ada tutup presentase kerusakan adalah 36,16 %. Dan untuk breakage full presentase kerusakan adalah 17,11 %. Dengan mengunakan kualitas statistik melalui metode C-Chart, diharapkan permasalahan yang dialami oleh PT. X pada proses bottling (pembotolan) dapat teratasi dan mampu memasarkan produk secara baik. Kata kunci: pengendalian kualitas, produk cacat, Metode C-Chart
Analisis Kadar Asam Lemak Bebas dan Colour untuk Pengendalian Mutu Minyak Goreng di PT.X Widya Fernanda Putri Widya; Sri Wahyuni Tarigan; Fadly Fadly
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i1.4323

Abstract

Palm oil used as a food product is usually produced from palm oil as well as from palm kernel oil through fractionation, refinement and hydrogenation. PT.X produces the main product, namely cooking oil (olein). The cooking oil in the manufacturing process comes from CPO (Crude Palm Oil) which undergoes a degumming, bleaching, filtration process using a Niagara filter and deodorization at the Refining Plant with the resulting product being RBDPO (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil). This research aims to determine the levels Free Fatty Acids (ALB) in CPO and RPO as well as knowing the color levels in CPO and RPO according to standards at PT. X. From the results of the analysis carried out in the PT. The free fatty acid content in crude palm oil (CPO) and refined palm oil (RPO) obtained an average value of 3.29% and 0.042%. Meanwhile, the color content results for crude palm oil (CPO) and refined palm oil (RPO) obtained an average of 22R and 1.7R. Based on the results of analysis of free fatty acids (ALB) and color in crude palm oil (CPO) and refined palm oil (RPO) in the PT. Key words: palm oil, free fatty acids, color, CPO, and RPO.
PEMASARAN ROTI JALA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI LINGKUNGAN 18 RENGAS PULAU MEDAN Sri Wahyuni Tarigan; Widya Fernanda Putri; Anita Christine Sembiring; Uni Pratama Tarigan; Yennimar Yennimar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1533

Abstract

Abstract: Roti jala is a typical food of the Malay people in North Sumatra. This dish is also often found in Riau. In Medan (Deli) North Sumatra, this food is often served with chicken curry or goat curry mixed with pickled pineapple and can also be served with pickled cucumber and carrots. Roti jala is a combination of Indian and Malay cuisine. Along with the development of the times, roti jala is not only sold by the Malay community, now various tribes have made and marketed it, including the community of Environment 18, Rengas Pulau Subdistrict. People in the 18 district of Rengas Pulau generally sell roti jala as an additional income of 70% and a main income of 30% to improve the family economy.Keyword: delicious bread meshAbstrak: Roti jala adalah makanan khas masyarakat Melayu di Sumatera Utara. Hidangan ini juga banyak di temui di Riau. Di Medan (Deli) Sumatera Utara makanan ini sering disajikan dengan gulai kari ayam atau gulai kari kambing di campur acar nenas dan bisa juga dengan acar timun dan wortel. Roti jala merupakan perpaduan masakan India dengan Melayu. Seiring dengan perkembangan zaman roti jala tidak hanya di jual oleh masyrakat Melayu saja, saat ini berbagai suku telah membuat dan memasarkannya termasuk masyrakat Lingkungan 18 Kelurahan Rengas Pulau. Masyarakat di lingkungan 18 Kelurahan Rengas Pulau umumnya menjual roti jala sebagai penghasilan tambahan sebanyak 70% dan penghasilan utama sebanyak 30% untuk meningkatkan ekonomi keluarga.Kata kunci: jala roti
SOSIALISASI KANDUNGAN ZAT BERBAHAYA PADA PANGAN JAJAN ANAK SEKOLAH DENGAN METODE UJI CEPAT DI SD. NUR FADILLAH Sri Wahyuni Tarigan; Widya Fernanda Putri; Anita Christine Sembiring; Uni Pratama Tarigan; Yennimar Yennimar; Christin Erniati Panjaitan; Dini M. Hutagalung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2546

Abstract

Abstract: Currently, the food circulating in society, especially in elementary schools, mostly consists of processed foods laden with additives, the safety of which for children is unknown.The purpose of this activity is to provide information and knowledge about the dangers of consuming snacks that contain harmful substances such as formalin, borax, and synthetic dyes in the school environment. This initiative also aims to introduce methods for testing children's snacks that contain harmful substances in schools. The participants of the activity are teachers and 6th-grade students at SD Nur Fadhillah Medan. The activity included socialization about the dangers of snacks containing borax, formalin, and textile dyes through a demonstration of rapid testing using a rapid test kit to test for formalin, borax, and synthetic dyes. The results obtained after testing school snacks using the rapid test method showed that 70% of the school children's snacks in Nur-Fadilah contained harmful additives. Keyword: Rhodamin_B Abstrak: Saat ini, makanan yang beredar di masyarakat, khususnya di sekolah dasar, sebagian besar merupakan makanan olahan yang sarat dengan zat aditif,  yang tidak di ketahui keamanannya bagi anak.Tujuan dari kegiatan  ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang bahaya mengkonsumsi jajanan  yang mengandung zat berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna sintetis di lingkungan sekolah. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memperkenalkan metode pengujian pangan jajan anak yang mengandung zat berbahaya  di sekolah. Peserta kegiatan adalah guru dan siswa kelas 6 di SD Nur Fadhillah Medan. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi tentang bahaya  jajanan yang mengandung boraks, formalin, dan pewarna tekstil dengan cara  demonstrasi uji cepat  menggunakan rapid tes kit  untuk  menguji formalin, boraks dan pewarna sintetis. Hasil yang di peroleh setelah dilakukan pengujian jajanan sekolah dengan metode uji cepat sebanyak 70 % pangan jajan anak sekolah di Nur-Fadilah mengandung zat aditif yang berbahaya. Kata kunci: Rhodamin_B
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat Jerigen dengan Metode Six Sigma dan New Seven Tools Nurul Mitha; Dinda Zahra Humaira; Widya Fernanda Putri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.941

Abstract

Persaingan industri semakin ketat dan menuntut perusahaan untuk meningkatkan kualitas produksi. PT. ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit dan produksi jerigen berbahan HDPE, yang mengalami permasalahan tingginya jumlah produk cacat. Selama tahun 2024, dari total produksi 2.553.895 unit jerigen, terdapat 7.820 unit yang mengalami cacat produk, seperti black spot, kulit jeruk, berat tidak sesuai, transparan atau bocor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis cacat, mengidentifikasi faktor penyebab, serta memberikan usulan perbaikan menggunakan metode Six Sigma (DMAIC) dan New Seven Tools. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kecacatan adalah faktor manusia, mesin, material, dan metode. Nilai rata- rata level sigma produksi jerigen sebesar 4,67 dengan rata-rata DPMO sebesar 777,41. Adapun usulan perbaikan difokuskan pada pelatihan operator, perawatan mesin, pengendalian kualitas bahan baku, serta penyempurnaan prosedur kerja. Penerapan metode ini diharapkan tidak hanya mengurangi tingkat kecacatan tetapi juga meningkatkan efisensi operasional dan dapat dijadikan refrensi praktis bagi industrai manufaktur sejenis dalam upaya pengendalian kualitas.