Jurnal ini mengkaji peran, tantangan, dan peluang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Indonesia, dengan fokus pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT), Leasing Syariah, dan Modal Ventura Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun lembaga-lembaga ini berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi, mereka menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang prinsip syariah, keterbatasan sumber daya, dan regulasi yang belum optimal. Pembahasan mengidentifikasi peluang untuk pengembangan sektor ini, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, dan dukungan kebijakan pemerintah. Kesimpulannya, meskipun menghadapi tantangan, LKS memiliki peluang besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2025