Penelitian ini membahas penerapan metode 3T+2M dalam program Taḥfīẓul Qur’ān di MTs Al-Mukarromah Sampang, Kabupaten Cilacap. Metode 3T+2M terdiri dari lima langkah utama: talqīn (pembacaan oleh guru), takrār (pengulangan oleh siswa), tasmīʿ (penyetoran kepada teman atau guru), musyāfahah (penyetoran langsung kepada guru), dan murājaʿah (pengulangan hafalan). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan siswa, meskipun masih terdapat kendala pada aspek perencanaan, seperti belum adanya kurikulum atau SOP khusus. Evaluasi dilakukan melalui penilaian harian dan akhir semester, dengan menunjukkan perkembangan hafalan siswa yang signifikan. Penerapan metode 3T+2M berjalan secara sistematis dan berkesinambungan dalam tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode 3T+2M dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung program taḥfīẓul Qur’ān dan dapat diadopsi oleh lembaga pendidikan lainnya yang memiliki program serupa.
Copyrights © 2025