Peta Penggunaan Lahan menyajikan data dan Informasi Geospasial tentang berbagai jenis penggunaan lahan. Masing-masing jenis penggunaan lahan ketika dipadukan dengan citra penginderaan jauh dan berbagai data pertanian maupun data kebutuhan pakan ternak, dapat diketahui tingkat potensinya. Potensi tersebut meliputi jenis hijauan pakan sapi yang tersedia maupun volumenya. Semakin berpotensinya suatu wilayah akan semakin memungkinkan untuk dikembangkan. Stok daging sapi nasional yang semakin berkurang, harus diimbangi peningkatan populasi dan pakan. Program swasembada daging sapi wajib ditopang upaya peternakan intensif. Keberhasilan bidang pertanian dan peternakan adalah bagian dari keberhasilan ketahanan pakan dan pangan, baik lokal maupun nasional. Masalah yang dihadapi dalam kajian ketersediaan pakan sapi adalah keterbatasan ketersediaan data geospasial terbaru. Maksud kajian adalah menyiapkan Peta Penggunaan Lahan Terkini untuk mengestimasinya. Metode yang digunakan adalah interpretasi citra penginderaan jauh skala detil terbaru, menyiapkan peta penggunaan lahan terkini dan melakukan analisis potensi pakan pada masing-masing penggunaan lahan. Tingkat potensi ketersediaan pakan sapi dapat diketahui jenis bahan pakan dan volumenya. Secara berurutan potensinya adalah sawah irigasi tidak penuh, sawah irigasi penuh, sawah tadah hujan, tegal, dan ladang. Pembudidayaan rumput hibrida secara intensif sangat diperlukan. Pengolahan limbah pertanian yang ternyata melimpah perlu proses pabrikan. Dengan Peta Penggunaan Lahan Terkini, estimasi potensi pakan ternak dapat diketahui. Dari hasil estimasi potensi bahwa daerah kajian mencapai 606.948 ton hijauan pakan ternak sapi per tahun. Potensi tersebut cukup untuk 184.763 ekor sapi lokal dewasa.Kata Kunci: Penggunaan Lahan, Pakan Ternak Sapi, Potensi Limbah Pertanian, Lombok Barat.ABSTRACTLand Use Map presents geospatial data and information of different types of land use. When each type of land use is compilated with remote sensing images and a variety of agricultural data or feed requirements of livestock data, then their level of its potential can be known. The potential includes the type of cattle forage available and its volume. The more potential an area will be the more allowed to develop. National beef stock is growing shortage, should offset the increase in population and feed. Beef self-sufficiency program required sustained effort of intensive farming. The success of the agricultural and livestock are part of the success of the feed and food security, both locally and nationally. Problems encountered in the study of the availability of cattle feed is limited availability of latest geospatial data. The purpose of the study is to create a present land use map for potential estimation of cattle feeds material. The method used are interpretation of large scale remote sensing imagery, prepare of current land use map and analysis of potential for cattle feed on each land use classes. The level of potential availability of cattle feed can be known about the type and volume of feed ingredients. In high-order potential are limited rice field irrigation, full ricefield irrigation, rain fed rice field, upland agricultures and other type of land use. Intensive cultivation of hybrid grass is needed. Processing of agricultural wastes are apparently abundant therefore it need manufacturing process. Presentland use map, are able to show the estimated potential fodder. From the estimation of potential shows that the study area reached 606,948 tons per year of cattle fodder. These capabilities are sufficient to grows 184,763 local adult cows.Keywords: Land Use, Cattle Feed, Agricultural Waste Potential, West Lombok.
Copyrights © 2013