MAJALAH ILMIAH GLOBE
Vol 2, No 1 (2000)

PEMANFAATAN CITRA PENGINDERAAN JAUH UNTUK IDENTIFIKASI BATAS WILAYAH

Kardono, Priyadi ( Kepala Bidang lnventarisasi sumberdaya Alam Pusat survei sumber Daya Alam, Bakosurtanal)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2016

Abstract

Pembangunan wilayah merupakan bagian integral dari seluruh pembangunan nasional dalam rangka pencapaian sasaran yang disesuaikan dengan potensi sumberdaya alam, aspirasi maupun permasalahan pembangunan yang ada di daerah. Dengan adanya uldang-undang mengenai otonomi daerah dan perimbangan keuangan antara pemerintahan pusat dan pemerintahah daerah, maka sudah saatnya pemerintah daerah mengetahui segala pofensi sumber daya yang ada di daerahnya. Oleh karena itu batas wilayah setiap daerah harus diidentifikasi dengan tepat dan jelas sehingga inventarisasi potensi sumber daya alam daerah dapat dilaksanakan dengan baik. Salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam identifikasi, pelacakan dan penetapan batas wilayah adalah penggunaan penginderaan jauh. Dengan menggunakan foto udara atau citra satelit resolusi tinggi dan dengan ruiukan data sekunder yang ada, batas administrasi suatu wilayah dapat dilacak dan ditetapkan dengan tepat.ABSTRACTRegional development is part of the whole national development to gain the objectives which should be synchronized with the natural resource potential, aspiration or problem of regional development. By the law of regional autonomy and balance financing between central and regional governments, it is important for regional governments to list their natural resource potentials. Therefore, administrative boundary for every region should be clearly and accurately identified so that natural resource inventory can be done much betterly. One of the technologies that can be used to identify, trace and decide the administrative boundary is remote sensing technology. Aerial photograph or high-resolution satellite imageries in addition to available secondary data can also be used to trace and decide accurately the administrative boundary.Kata Kunci : Penginderaan Jauh, Batas Wilayah, Otonomi Daerah.Keyword : Remote sensing, Administrative Boundary, Regional Autonomy

Copyrights © 2000