Daun pepaya sebagai salah satu tanaman yang mengandung flavonoid dan berkhasiat sebagai penurun suhu panas/demam (antipiretik). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas antipiretik ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap mencit putih (Mus musculus) yang diinduksi pepton 5% serta menentukan konsentrasi yang paling baik terhadap efektivitas antipiretik ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.). Hewan uji yang digunakan sebanyak 25 ekor mencit putih, yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol positif (suspensi parasetamol), kontrol negatif (Na CMC), dan kelompok uji ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) dengan dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, dan 800 mg/kgBB yang tiap kelompoknya terdiri dari 5 ekor https://ej.ejsst.com/. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui uji normalitas dan homogenitas, dan LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ekstrak etanol daun pepaya dosis 800 mg/kgBB memiliki aktivitas antipiretik setara dengan suspensi parasetamol sebagai kontrol positif dengan nilai p(>0,05). Dari hasil pengamatan mikroskopis histopatologi liver mencit putih (Mus musculus) menunjukkan bahwa terdapat beberapa perubahan maupun kerusakan yang terjadi pada sel liver di tiap kelompok perlakuan.
Copyrights © 2024