Eco enzim adalah cairan yang dihasilkan dari proses fermentasi sisa sayuran dan buah-buahan dengan subtract gula merah atau molase selama minimal tiga bulan, cairan eco enzim ini diduga memiliki sifat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasi cairan eco enzim dalam sedian sabun mandi cair dan melihat stabilitas fisiknya, sabun mandi cair eco enzim dibuat menjadi empat formula yaitu F0 (mengandung eco enzim 0%), F1 (mengandung eco enzim 15%), F2 (mengandung eco enzim 10%), dan F3 (mengandung eco enzim 5 %). Uji stabilitas mutu fisik sabun mandi cair meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, uji daya busa, uji viskositas, dan uji hedonik. Uji aktivitas antibakteri sabun Antiseptik eco enzim dengan metode disc diffusion terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, hasil uji anti backteri F0,F+,F1, F2, F3, berturut- turut adalah 0,2mm ;6,5mm; 14,81mm ;16,90 mm; 20,65mm, dari ketiga formulasi sabun cair eco enzim memiliki sifat anti bakteri yang kuat. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa semua formula yang dibuat homogen dan tidak memisah setelah enam minggu penyimpanan. Sabun mandi cair eco enzim stabil secara fisik selama penyimpanan enam minggu dan memenuhi syarat sediaan sabun antibakteri cair
Copyrights © 2025