Akuntan publik yang dipilih oleh perusahaan, auditor eksternal, sangat penting, terutama bagi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Auditor dapat diganti secara hukum atau secara sukarela. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komponen moneter dan non-moneter terhadap pergantian auditor secara sukarela. Manajemen, dewan komisaris, dan kualitas komite audit adalah contoh dampak non-keuangan. Faktor-faktor seperti pertumbuhan bisnis, masalah keuangan, profitabilitas, dan likuiditas dimasukkan dalam penilaian elemen keuangan. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Secara khusus, penelitian ini akan menyelidiki perusahaan manufaktur dalam industri makanan dan minuman selama periode 2018"“2022. Pemilihan secara acak dari 14 perusahaan digunakan sebagai metode sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kualitas manajemen, dewan komisaris, dan komite audit tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan auditor untuk mengundurkan diri secara sukarela. Krisis keuangan, profitabilitas, dan likuiditas tidak berdampak positif pada pergantian auditor secara sukarela. Namun, pertumbuhan perusahaan memiliki pengaruh terhadap pergantian auditor secara voluntary. Kata kunci: pergantian auditor, pergantian auditor secara sukarela, rotasi auditor
Copyrights © 2025