Penelitian ini berangkat dari permasalahan kurangnya pengenalan budaya Behoa pada anak-anak usia dini di TK Darmawanita Desa Doda. Minimnya media pembelajaran yang menarik membuat anak kurang memahami budaya lokalnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal untuk memperkenalkan budaya Behoa secara menyenangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas anak kelompok B, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Video dirancang untuk menampilkan berbagai unsur budaya Behoa seperti bahasa, tarian, pakaian adat, dan tradisi lokal dengan visual dan audio yang menarik. Implementasi dilakukan melalui kegiatan menonton di kelas, di mana anak menunjukkan ketertarikan dan mampu mengenali serta menceritakan kembali isi video. Hasil evaluasi oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa produk layak digunakan sebagai bahan ajar PAUD. Guru juga menilai video ini efektif dalam mendukung pembelajaran berbasis budaya. Secara keseluruhan, video pengenalan budaya Behoa terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kecintaan anak terhadap budaya lokal serta berkontribusi pada pelestarian bahasa dan tradisi daerah di era digital.
Copyrights © 2025