Penguasaan bahasa Inggris pada anak usia dini sangat penting untuk menghadapi era globalisasi, namun akses pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan di lingkungan pendidikan non-formal masih terbatas.Masalah yang dihadapi adalah kurangnya paparan bahasa Inggris yang kontekstual dan menyenangkan bagi anak usia dini di lingkungan non-formal. Tujuan pengabdian ini adalah mengimplementasikan metode storytelling dwibahasa untuk memperkenalkan kosakata bahasa Inggris kepada anak-anak prasekolah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada 12 anak usia 4-8 tahun di Perpustakaan Cinta Baca Palembang, pelaksanaan sesi storytelling dwibahasa selama 12 minggu, dan evaluasi melalui observasi partisipatif serta tes kosakata sederhana. Mitra kegiatan adalah Perpustakaan Cinta Baca Palembang dengan melibatkan 2 staf perpustakaan dan 1 koordinator program. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan partisipasi anak, peningkatan retensi kosakata, serta peningkatan antusiasme belajar bahasa Inggris. Anak-anak mampu mengingat kosakata baru per sesi dan menunjukkan kemampuan menggunakan kosakata dalam konteks percakapan sederhana.
Copyrights © 2025