Sektor peternakan di Indonesia berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan, khususnya dari komoditas sapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran teknologi digital dalam membantu manajemen peternakan sapi melalui studi komparatif dua aplikasi Android yakni My Cattle Manager dan CowMaster. Keduanya memiliki fitur pencatatan data ternak, kesehatan, keuangan, serta pengingat otomatis. Hasil studi menunjukkan lima kebutuhan spesifik peternak, yaitu akses offline gratis, estimasi bobot tanpa alat digital, pelaporan terstruktur, manajemen pakan terjadwal, dan kompatibilitas dengan perangkat berspesifikasi rendah. My Cattle Manager unggul dalam fitur offline, silsilah ternak, dan langganan sederhana. CowMaster menonjol dalam estimasi bobot berbasis morfometri dan manajemen pakan berbasis usia dan berat, meski fitur premiumnya terbatas. Keduanya belum mendukung integrasi IoT maupun kecerdasan buatan. Pemilihan aplikasi sebaiknya disesuaikan dengan skala usaha, preferensi visual, kemampuan berlangganan, dan fitur yang dibutuhkan. Fitur silsilah dan pengelompokan ternak hanya tersedia di My Cattle Manager, sedangkan estimasi bobot dan manajemen pakan hanya ada di CowMaster.
Copyrights © 2025