Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya keselamatan dan kepatuhan karyawan terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi rumah sakit di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, serta melibatkan seluruh populasi karyawan proyek sebagai sampel sebanyak 46 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik budaya keselamatan maupun kepatuhan karyawan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas prosedur K3, dengan nilai koefisien regresi masing-masing sebesar 0,510 dan 0,768. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,981 menunjukkan bahwa 98,1% variasi prosedur K3 dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kepatuhan karyawan menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan efektivitas implementasi prosedur K3. Kesimpulannya, budaya keselamatan dan kepatuhan karyawan secara simultan merupakan prediktor kuat terhadap efektivitas pelaksanaan prosedur K3, sehingga organisasi perlu memperkuat keduanya secara seimbang.
Copyrights © 2025