Pepaya merupakan komoditas hortikultura prioritas di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah sebagai sentra produksi utama yang memasok kebutuhan lokal dan luar daerah. Namun, produktivitas pepaya masih rendah akibat serangan hama dan penyakit, sementara penggunaan pestisida kimia menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih penggunaan agensia hayati sebagai alternatif pengendalian hama dan penyakit pepaya secara ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik langsung yang diikuti oleh petani pepaya dari kedua kabupaten. Materi mencakup teknik perbanyakan jamur agensia hayati seperti Trichoderma spp. dan aplikasi agensia hayati di lapangan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest yang menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 60,71%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami dan mampu menerapkan teknik agensia hayati secara mandiri. Pengenalan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia dan mendorong praktik pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut
Copyrights © 2025