Sebagai salah satu desa yang mempunyai potensi baik wisata maupun industri, Desa Gendaran tak luput dari permasalahan sampah khususnya sampah rumah tangga. Sampah limbah rumah tangga menjadi perhatian utama karena dapat berdampak negatif bagi kesehatan, kebersihan, maupun keindahan lingkungan. Hal tersebut menjadi kekhawatiran karena adanya ancaman yang timbul dari sampah yang menumpuk karena dapat menyebabkan melonjaknya limbah sampah plastik dan dapat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari serta berdampak terhadap ekosistem lingkungan sekitar. Oleh karena itu, tim pengabdian menawarkan sebuah solusi berupa konsep “Sedekah Sampah” yang mana untuk memobilisasi sedekah sampah plastik dari warga masyarakat Desa Gendaran. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu Participatory Rural Appraisal (PRA), yang mana mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pengembangan sebuah kegiatan. Proses sosialisasi literasi sampah dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah Desa Gendaran dan turut mengundang Kepala Dusun dan masyarakat sekitar. Hasilnya 57,5% masyarakat paham dan 42,5% masyarakat menyatakan sangat paham terhadap materi sosialisasi pengelolaan sampah yang diberikan. Tim Pengabdian juga mendistribusikan enam wadah sampah yang didistribusikan ke enam titik yang ada di Desa Gendaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya antusiasme warga yang cukup tinggi di setiap dusun, hal tersebut dibuktikan dengan tempat Sedekah Sampah yang mulai digunakan dalam keseharian masyarakat.
Copyrights © 2025