Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Buton. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan kader, dan pelaksanaan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas. Peserta terdiri dari 150 perempuan usia 30–50 tahun dan 25 kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 45% dan post-test sebesar 82%. Sebanyak 120 peserta bersedia mengikuti pemeriksaan IVA, dan ditemukan 7 kasus IVA positif yang langsung dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks.Kesimpulannya, edukasi dan skrining kanker serviks berbasis masyarakat dapat dijadikan model strategis dalam pencegahan kanker serviks di daerah pedesaan.
Copyrights © 2025