Abstract Islamic boarding schools (pesantren) memiliki berbagai unit fungsional. Selain kegiatan pendidikan yang menjadi inti utama, terdapat pula unit usaha yang dikenal sebagai koperasi. Keberhasilan pengelolaan koperasi ini tidak terlepas dari keterampilan para pengurus dalam menjalankan manajemen koperasi. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah pembentukan jiwa kewirausahaan di kalangan para santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Ainul Hasan, serta untuk memahami peran Kopontren tersebut dalam membentuk jiwa kewirausahaan para santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengasuh pesantren, pengurus Kopontren, alumni, dan beberapa santri Pondok Pesantren Ainul Hasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Kopontren Ainul Hasan dinilai cukup baik dalam mengimplementasikan sistem manajemennya. Hal ini terlihat dari fungsi-fungsi manajemen yang mendukung kelancaran aktivitas pengelolaan sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. Dalam upaya membentuk jiwa kewirausahaan santri, Kopontren Ainul Hasan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan, seperti pelatihan membuat bros dari kain flanel yang diadakan setiap minggu sekali. Dengan penerapan manajemen Kopontren yang baik serta pelatihan kewirausahaan yang rutin, santri dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan dan diharapkan dapat menjadi pengusaha sukses di masa depan.
Copyrights © 2024