Perempuan dalam sejarah Indonesia sering kali kurang mendapatkan sorotan dalam narasi sejarah, terutama dalam perjuangan pendidikan. Raden Dewi Sartika merupakan salah satu pelopor pendidikan perempuan yang berperan penting dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum perempuan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dewi Sartika dalam menghadapi tantangan ketidaksetaraan gender dan bagaimana usahanya dalam mendirikan sekolah bagi perempuan di masa pergerakan nasional. Melalui metode penelitian sejarah dengan studi literatur, ditemukan bahwa perjuangan Dewi Sartika menghadapi berbagai hambatan, termasuk budaya patriarki yang kuat serta kurangnya dukungan masyarakat dan pemerintah kolonial. Meskipun demikian, kegigihannya berhasil mengubah pandangan masyarakat terhadap pendidikan perempuan, yang akhirnya membuka akses lebih luas bagi perempuan untuk mendapatkan pendidikan. Dampak dari perjuangannya tidak hanya meningkatkan literasi perempuan, tetapi juga mengubah struktur sosial dan peran perempuan dalam masyarakat.
Copyrights © 2025