Ketimpangan ekonomi dan tantangan pengentasan kemiskinan tetap menjadi isu utama bagi negara berkembang seperti Indonesia, meskipun realisasi investasi mengalami tren pertumbuhan positif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausal-komparatif untuk mengetahui hubungan kausal antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah data tahunan makroekonomi Indonesia, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel berupa data deret waktu selama sebelas tahun (2013–2023). Lokasi penelitian berada dalam lingkup nasional Indonesia dengan sumber data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Investasi/BKPM, Bank Indonesia, serta lembaga internasional seperti World Bank dan UNCTAD. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik secara individu maupun simultan, dengan kontribusi terbesar berasal dari investasi asing. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan sinergi investasi domestik dan asing diperlukan dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025