Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi spasial tingkat bahaya bullying di Kota Depok. Kemudian tujuan lainnya adalah seberapa penggunaan data lokasi pendidikan terhadap potensi prediksi kekerasan bullying pada usia remaja di Kota Depok. Metodologi penelitian ini menggunakan analisis multi-kriteria (AHP), kriging, regresi OLS, REML, PLS, GB, RF, dan INLA. Temuan utama pada penelitian ini adalah terjadi perbedaan pengukuran model spasial prediktif yang dikatakan tinggi seperti krigring, GB, REML, dan INLA demikian juga yang terendah seperti PLS dan RF. Temuan berikutnya dari model spasial prediktif tingkat bahaya bullying tercermin dari lokasi kegiatan pelajar usia remaja seperti pendidikan, kegiatan hiburan remaja, pemerintah dan keamanan, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah keseluruhan tingkat bahaya bullying tinggi dengan nilai 0,6 – 0,8.
Copyrights © 2025