Banjir rutin di Surakarta menimbulkan kerusakan fisik dan sosial yang membutuhkan penanganan terpadu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir berbasis masyarakat di Kelurahan Kadipiro, Surakarta. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan model praktis penanganan pasca banjir berbasis komunitas yang dapat direplikasi oleh pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan untuk membangun ketahanan masyarakat secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan responden sebanyak 20 responden. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas warga dalam mitigasi, evakuasi, dan sanitasi melalui pelatihan oleh BPBD dan organisasi lokal. Infrastruktur diperbaiki secara gotong royong dan didukung teknologi seperti sensor banjir, aplikasi lokal, serta infografik edukatif. Program juga memperkuat ekonomi warga melalui dukungan UMKM dan pembentukan lumbung sosial. Kesimpulannya, pendekatan terpadu berbasis masyarakat efektif membangun ketahanan komunitas dan dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya.
Copyrights © 2025