Penyebaran Islam di Nusantara merupakan proses historis yang berlangsung damai dan akulturatif melalui berbagai jalur seperti perdagangan, pernikahan, pendidikan, kesenian lokal, dan dukungan politik dari penguasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori asal-usul masuknya Islam ke Indonesia, mengidentifikasi jalur serta pola Islamisasi, dan menganalisis peran strategis pedagang, ulama, dan mubaligh dalam memperluas pengaruh Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa teori Gujarat, Mekah, Persia, dan Cina saling melengkapi dan menunjukkan bahwa proses Islamisasi bersifat multisentris dan tidak linier. Jalur perdagangan menjadi gerbang awal penyebaran Islam, disusul oleh pernikahan antarbudaya, pendirian lembaga pendidikan Islam, serta adaptasi budaya lokal yang efektif menyampaikan ajaran Islam tanpa menimbulkan konflik. Para tokoh Islam memainkan peran penting sebagai agen perubahan sosial, moral, dan spiritual dengan strategi dakwah yang kontekstual dan toleran. Temuan ini menguatkan bahwa Islam di Indonesia tumbuh sebagai agama yang inklusif, moderat, dan berakar kuat pada budaya lokal, sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas dan peradaban bangsa.
Copyrights © 2025