Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dan meningkatkan bauran energi terbarukan pada PT.Xyz menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Techno-Economic Analysis (TEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biodiesel (B35) adalah solusi terbaik karena memenuhi tiga aspek utama: teknologi, lingkungan, dan ekonomi. Dari perspektif teknologi, biodiesel dapat langsung digunakan pada mesin yang ada tanpa investasi tambahan. Dari perspektif lingkungan, biodiesel dapat mengurangi emisi karbon hingga 30% dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Analisis TEA menunjukkan manfaat finansial yang signifikan dengan NPV tertinggi di Banjarmasin (Rp 490,64 miliar), Balikpapan (Rp 456,80 miliar), dan Pekanbaru (Rp 164,62 miliar), serta IRR yang tinggi. Dengan demikian, biodiesel menjadi solusi optimal untuk mendukung target keberlanjutan UT hingga tahun 2030.
Copyrights © 2025